Ketika Anda datang di Rumah Retret Domus Mariae Sarangan, Magetan, satu hal yang mencolok ialah kapel yang menjadi pusat perhatian para tamu. Bentuknya yang menjulang tinggi dan sangat mengesankan itu, mengajak orang mengalami damai dan pemandangan indah dari tempat ini. Hati para tamu seolah melonjak seperti Elizabeth ketika Maria mengunjunginya. Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Kapel ini diberi nama Kapel Maria Medali Wasiat yang didedikasikan kepada Santa Catarina Laboure yang mendapat penampakan dan bercakap-cakap dengan Bunda Maria dalam tiga kesempatan antara bulan Juli - Desember tahun 1830 di Kapel para Suster Putri Kasih di 140, Ruedebac, Paris.Â
Ketika itu ia masih novis Suster Putri Kasih Catarina Laboure menjadikan Bunda Maria sebagai ibunya karena ibunya meninggal pada waktu ia masih kecil. Domus Mariae adalah nama yang diberikan oleh Romo Fornasari, CM almarhum. Nama ini berasal dari bahasa latin yang berarti rumah Maria/ Griya Maria. Domus Mariae diresmikan pada 8 Desember 1990 sebagai salah satu tempat umat Katolik mengadakan olah batin untuk berdoa.
Saat ini Domus Mariae sudah direnovasi total dari asal mulanya. Kapel menjadi yang utama dan didukung oleh kamar-kamar untuk menginap. Doa menjadi utama dalam rumah Maria. Seperti halnya, Maria menerima kabar malaikat. Para tamu diajak roh kudus untuk mencari kehendak Tuhan melalui tempat ini. Pemandangan yang indah, suasana damai, kapel dan segala pendukungnya. Dan seperti Maria, para tamu diharapkan pulang dengan sebuah jawaban seperti Maria. Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataanmu itu.